Seperti dikutip dari posting Mas RDP di milist Geologi UGM:
Berikut liputan yang sudah muncul di media :
- http://www.tempo.co/read/news/2012/01/05/090375583/Produksi-Minyak-Bakal-Makin-Anjlok
- http://economy.okezone.com/read/2012/01/05/19/552338/lifting-2012-bisa-meleset-lagi
- http://ekonomi.inilah.com/read/detail/1815417/iagi-produksi-minyak-2012-bakal-tetap-turun
- http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2012/01/05/16272945/Produksi.Minyak.Terancam.Merosot
- http://ekonomi.inilah.com/read/detail/1815475/produksi-minyak-turun-40-ribu-barelhari-di-2012
Issue migas emang paling seksi
Terlampir slide yg ditayangkan tadi siang di Hotel Mulia, Jakarta dalam acara Press Release.
Buat yang tertarik dunia eksplorasi jangka panjang (menurut saya) ada yang menarik yaitu fakta tentang Bakken Unconventional Resources. Bakken ini sebuah lapangan unconventional HC (Oil shale) yg risetnya saja memerlukan waktu 20 tahun ! Explorasi 16 tahun dan untuk appraisal (konfirmasi) memerlukan waktu 16 tahun, sampai akhirnya di ‘declare’ sebagai sebuah penemuan HC terbesar dalam 30-40 tahun terakhir. Kita mungkin juga akan memerlukan waktu segitu lama untuk mengembangkan unconv HC. CBM yang walaupun sudah mulai ada yang berproduksi itu mirip apa yg terjadi di Bakken tahun 1970an dimana produksinya sangat kecil, betul sudah ada produksi tetapi ndak signifikan. Artinya jangan buru2 bersorak ketika ada lapangan CBM mengelontorkan gas. Masih perlu riset 20 tahun untuk mengembangkan sehingga benar2 dikategorikan sebagai Gas Discovery yg SUKSES !
Itu faktanya.
Lah sedangkan di Indonesia sejak 2001 discovery dibawah 50 MMBOe, lah mau dibawa kemana ?
Itulah sebabnya IAGI tetep ngotot, yg penting eksplorasi, bukan nggenjot produksi !
Semua perusahaan maunya produksi naik, didiemin aja mereka akan berusaha menaikkan produksi. Tetapi kalau eksplorasi … tanpa adanya dorongan kuat dari pemerintah kemungkinan ndak akan berjalan dengan sukses.
Nah soal pertambangan ternyata kalah seksi hanya sdikit liputan yang sudah muncul. Itu saja meleset dari yg kita maksudkan. Wartawan mensitirnya juga sering meleset. Sebuah komen kecil malah ditulis …. doh !
http://ekonomi.inilah.com/read/detail/1815602/tahun-2014-konversi-bbm-ke-bbg-belum-siap
http://ekonomi.inilah.com/read/detail/1815525/tanpa-tata-kelola-penambang-liar-makin-marak
http://ekonomi.inilah.com/read/detail/1815525/tanpa-tata-kelola-penambang-liar-makin-marak
Sedangkan untuk kebencanaan sudah ditayangkan majalah detik disini :




