Feeds:
Posts
Comments
Diambil dari milist Geologi UGM, yang diposting oleh Mas RH-2004:
———————————————————————————————————–
Perkenalkan, saya Rahmadi Hidayat, angkatan 2004 dan team leader IBA AAPG UGM.
Berdasarkan announcement yang diberikan oleh AAPG (email terlampir), Alhamdulillah tim kami mendapatkan honorable mention (bahasa halusnya runner-up) di kompetisi IBA AAPG region asia pasifik. Walaupun tidak menjadi juara pertama, kami bangga bisa menjadi yang terbaik di Indonesia (ada UI dan ITB ikut serta) sekaligus mengalahkan kandidat kuat lainnya (dari China, India, Malaysia, dll).
Kami dari tim IBA UGM (saya, Maulana Jati ’05, Mahesa Sufi ’05, Pritta Geofisika UGM ’06, Nurakhmi UNDIP ’06 & Pak Salahuddin Husein sbg Faculty Advisor) mengucapkan terimakasih yang sebesar – besarnya kepada alumni, khususnya :
- Pak Wibisono, Pak Roeskamto, Pak Avianto, Pak Murdoko, Pak Jarot dan Pak Sarju atas masukannya saat pendadaran.
- Pak Rovicky, Pak Minarwan, Pak Naslin, Pak Sigit Ari atas info paper Northsea.
- dan kepada alumni-alumni yang tidak bisa kami sebutkan satu-persatu.
Terimakasih sekali lagi saya ucapkan kepada alumni semua, dan juga rekan – rekan AAPG UGM SC yang membantu kami selama lomba berlangsung. Semoga ke depan, UGM bisa menjadi juara pertama, amin.
Salam,
RH’04
———————————————————————————-
From: Adrienne Pereira <APereira@aapg.org>
Sent: Friday, March 2, 2012 12:47 PM
Subject: AAPG IBA competition Asia Pacific Regional Winner

Dear Participating Schools of the AAPG Asia Pacific Region,
Over the last three days, the Judges listened to and viewed, all your presentations.  They have asked me to extend their thanks for all the hard work they know has gone into these presentations.  It has been many weeks of great effort.  The three judges were impressed with the high standard of presentations.  Unfortunately, there can only be one winner, though in our minds, everyone is a winner.
We are now pleased to announce the winning team for the 2012 AAPG IBA Competition :
KHON KAEN UNIVERSITY, Thailand
 
We are also pleased to announce that Honorable Mention goes to a team that also did extremely well :
UNIVERSITAS GADJAH MADA, Indonesia
The Judges were unanimous in their decisions.  Congratulations, Khon Kaen and UGM!
To all the other teams who participated, well done on a fantastic effort, and we know that you have learnt a lot through this experience.  We hope to welcome your teams back next year. Do not be discouraged because you have all done very well.  We will be sending feedback to each team individually.
For information, the team from University of Sindh was sadly not able to participate due to unrest in their state and campus.  We wish them all the best and hope that things are resolved peacefully, and soon.
Regards,
Adrienne Pereira
Programmes Manager, AAPG Asia Pacific – Singapore
E   :  apereira@aapg.org     T  : 65-96536728  W :  www.aapg.org / http://www.aapgasiapacific.org/
AAPG GTW on Unconventional Hydrocarbon Plays in Asia, Singapore, 15-16 March 2012
AAPG 2012 International Conference & Exhibition – Singapore, 16-19 September, 2012

Seperti dikutip dari posting Mas RDP di milist Geologi UGM:

Issue migas emang paling seksi
Terlampir slide yg ditayangkan tadi siang di Hotel Mulia, Jakarta dalam acara Press Release.
Buat yang tertarik dunia eksplorasi jangka panjang (menurut saya) ada yang menarik yaitu fakta tentang Bakken Unconventional Resources. Bakken ini sebuah lapangan unconventional HC (Oil shale) yg risetnya saja memerlukan waktu 20 tahun ! Explorasi 16 tahun dan untuk appraisal (konfirmasi) memerlukan waktu 16 tahun, sampai akhirnya di ‘declare’ sebagai sebuah penemuan HC terbesar dalam 30-40 tahun terakhir. Kita mungkin juga akan memerlukan waktu segitu lama untuk mengembangkan unconv HC. CBM yang walaupun sudah mulai ada yang berproduksi itu mirip apa yg terjadi di Bakken tahun 1970an dimana produksinya sangat kecil, betul sudah ada produksi tetapi ndak signifikan. Artinya jangan buru2 bersorak ketika ada lapangan CBM mengelontorkan gas. Masih perlu riset 20 tahun untuk mengembangkan sehingga benar2 dikategorikan sebagai Gas Discovery yg SUKSES !
Itu faktanya.
Lah sedangkan di Indonesia sejak 2001 discovery dibawah 50 MMBOe, lah mau dibawa kemana ?
Itulah sebabnya IAGI tetep ngotot, yg penting eksplorasi, bukan nggenjot produksi !
Semua perusahaan maunya produksi naik, didiemin aja mereka akan berusaha menaikkan produksi. Tetapi kalau eksplorasi … tanpa adanya dorongan kuat dari pemerintah kemungkinan ndak akan berjalan dengan sukses.
Nah soal pertambangan ternyata kalah seksi hanya sdikit liputan yang sudah muncul. Itu saja meleset dari yg kita maksudkan. Wartawan mensitirnya juga sering meleset. Sebuah komen kecil malah ditulis …. doh !
Sedangkan untuk kebencanaan sudah ditayangkan majalah detik disini :

Selamat buat Mas Rovicky (81) yang mendapatkan UGM Alumni Award untuk kategori Bidang Media dan Mas Sulastama (93) untuk kategori Bidang Kemajuan Pendidikan. Untuk selengkapnya bisa di-klik melalui tautan di bawah ini:

Penerima Alumni Award

Sekali selamat dan terus berkarya..

WiD

[SUMBER]:

http://media.ugm.ac.id/video/274/kkn-ppm-mitigasi-bencana-longsor-di-karanganyar

http://geologi.ugm.ac.id/webnew/beritas/view/117

Video ini merupakan kegiatan Kuliah Kerja Nyata PPM Mitigasi Bencana Longsor di Karanganyar yang dilakukan bersama mahasiswa dari SDSU (San Diego State University, California), yang didanai oleh dana Hibah PHK-I Jurusan Teknik Geologi, Fakultas Teknik UGM, dibawah koordinasi Dr. Doni Prakasa Eka Putra.

Video ini dijadikan SDSU sebagai salah satu advertensi untuk mempromosikan kegiatan student exchange antara SDSU dan UGM. Setelah mengikuti presentasi ini, minimal ada dua mahasiswa dari SDSU yang berminat mengikuti KKN tahun depan dan Mike (yang presentasi) ingin melanjutkan studi master Doble Degree di SDSU dan UGM.

url asli ada di http://www.scivee.tv/node/35556

http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/berita-pendidikan/11/10/13/lszoww-ugm-jadi-pusat-unggulan-dunia-deteksi-bencana-longsor

Kamis, 13 Oktober 2011 12:36 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA – Jurusan Geologi, Fakultas Tehnik Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dikukuhkan sebagai pusat unggulan dunia dalam deteksi dan pengurangan bencana longsor tahun 2011.

Pengukuhan tersebut dilakukan International Program Landslide dan United Nations International Strategy for Disaster Risk Reduction. Pengukuhan UGM ini dilakukan pada konferensi tentang bencana longsor di Roma, Italia, 3 Oktober kemarin. Konferensi sendiri dihadiri 80 negara.

Guru Besar Geologi Fakultas Tehnik UGM, Dwi Korita Karnawati mengatakan, UGM mengalahkan 44 lembaga di dunia yang mengikuti penelitian tentang bencana longsor. Dari 44 penelitian yang berasal dari 30 negara di dunia tersebut dipilih tiga besar terbaik yaitu UGM, United State Geological Survey (USGS) yang bekerja sama dengan Canadian Geological State dan ketiga adalah Norwegian Geotechnical Institute.

“Dari tiga besar tersebut kita dikukuhkan sebagai world center of excellent for community based landslide disaster risk reduction,” terangnya di UGM, Kamis (13/10).

UGM sendiri setiap tahun melakukan penelitian terhadap bencana longsor di Indonesia, Vietnam dan Laos. Hasil penelitian tersebut kemudian dilaporkan ke konsorsium penanganan longsor dunia tersebut setiap tahun.

“Kita merupakan lembaga termuda bergabung dalam konsorsium ini. Penelitian kita laporkan sejak 2009 lalu,” tambahnya.

UGM, lanjut dia, mengirimkan dua hasil penelitian yaitu deteksi dini bahasa longsor dan kuliah kerja nyata (KKN) mitigasi bencana longsor di Indonesia. Kedua penelitian ini masuk sebagai penelitian terbaik. Karenanya UGM dikukuhkan sebagai pusat kajian dunia terkait hal tersebut.

“Kelebihan penelitian kami adalah melibatkan masyarakat dalam penanganan dan deteksi bencana longsor. Selain itu kita juga melibatkan generasi muda dalam hal ini mahasiswa KKN dalam program tersebut,” bebernya.

Kelebihan penelitian USGS dan Kanada adalah pengembangan panduan internasional dalam penganganan longsor dan kelebihan penelitian dari Norwegia adalah penelitian bencana longsor antar benua menggunakan satelit. “Kita dinilai lebih unggul karena dianggap lebih visioner dengan melibatkan generasi muda dan masyarakat secara langsung,” tuturnya.

Konsekuensi dari pengukuhan ini, UGM didaulat untuk menjadi koordinator negara-negara lain di dunia dalam deteksi dini dan pengurangan risiko bencana longsor. Beberapa negara menurut Dwikorita, telah menyatakan diri akan belajar ke UGM terkait hal itu. Mereka antara lain Meksiko, Korea, Cina, India dan Nepal.

Dalam deteksi dini bencana longsor sendiri, UGM kata dia, telah membuat alat deteksi dini yang bisa berbunyi maksimal empat jam sebelum bencana longsor terjadi. Alat tersebut dikembangkan mahasiswa bersama dengan masyarakat setempat.

Kepala Humas dan Protokoler UGM, Suryo Baskoro mengatakan, pengukuhan UGM sebagai pusat unggulan dunia untuk study kebencanaan longsor tersebut merupakan kebanggaan tersendiri bagi pihaknya. Dengan pengukuhan tersebut UGM secara tidak langsung semakin meneguhkan diri sebagai perguruan tinggi kelas dunia.

Diambil dari Posting Mas Aris Prima (03) di milist Geologi UGM:
——————————————————————————-
Alumni Teknik Geologi UGM Yth.
1. Alumni Ank. 60 61 62 63 64 65 67 68 69
2. Alumni Ank. 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79
3. Alumni Ank. 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89
4. Alumni Ank. 90 91 92 93 94 95 96 97 98 99
5. Alumni Ank. 00 01 02 03 05 04 06 07
6. Koordinator per Angkatan
7. Moderator Milis per Angkatan & Anggota
8. Moderator Milis Alumni & Anggota
9. Koordinator Afiliasi/Institusi/Perusahaan
10. Seluruh pihak yang telah berkontribusi

Puji Syukur AtasRahmat Tuhan Yang Maha Esa
Terimakasih – Thank You – Danke – Gracias – Merci
Atas kontribusi & partisipasi aktif seluruh lapisan baik Jurusan, Alumni, Mahasiswa/i dan seluruh pihak yang terlibat sehingga dapat mengantarkan
Rovicky Dwi Putrohari terpilih menjadi Ketua IAGI Periode 2011-2014 dengan perolehan suara 306 dari 755 suara (Lambok H. 302; M. Syaiful 133; Abstain 14). Semoga komunitas alumni terus mendukung perjalanan RDP dalam mengemban amanah memajukan “IAGI untuk Indonesia”, Indonesia yang lebih baik.
RDP : “Satu itu Sangat Berarti”
Tanpa mengesampingkan besar/kecil peran dari semua pihak, bahwa 1 suara memang sangat berarti. Siapapun tentunya berkontribusi dan Semoga Tuhan melihat perjuangan kita semua sebagai niat yang tulus hingga berhasil mengantar RDP menjadi IAGI-1 dan nantinya bersama-sama mengawal perjalanan beliau beserta jajaran pengurus hingga garis akhir dengan sukses dan gemilang. 
Kami mohon maaf jika beberapa bulan terakhir telah mengurangi ketidaknyamanan Bapak/Ibu Alumni Yth., mungkin telah mengganggu/menyita sebagian jam kerja atau hak privasi lainnya atas kampanye penggunaan hak suara untuk mendukung RDP for IAGI-1 baik yang masuk melalui email pribadi, email kantor/afiliasi, milis angkatan, milis alumni dan sms. Sekali lagi mohon kerelaan Bapak/Ibu untuk memaafkan hal-hal yang kurang berkenan.


“Bahwa RDP milik UGM adalah tidak dipungkiri. Tapi kini RDP milik IAGI, Milik Indonesia”.

VIVA RDP
VIVA Alumni Geo-UGM
VIVA IAGI untuk indonesia

Berikut adalah sebuah opini yang diwujudkan dalam bentuk buku yang ditulis oleh Mas Amien Widodo (Geologi UGM 1979), sekarang beliau aktif sebagai salah satu pengajar di ITS. Buku beliau diberi judul,” Bencana, Kita Kenal Kita Selamat”. Atas ijin beliau, versi pdf file dari buku tersebut bisa dibaca di blog ini dengan mengklik URL link dibawah ini. Selamat membaca dan belajar mengenal tentang bencana..

Opini Mas Amien Widodo

 

Salam,

WiD

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.